Eksplorasi Autodesk Assistant di Revit

Workflow di Revit selama ini banyak bergantung pada menu, tools, parameter, dan berbagai langkah manual. Perkembangan AI mulai membawa pendekatan baru yaitu pengguna dapat berinteraksi dengan model menggunakan natural language, sementara AI membantu menjalankan tugas tertentu di dalam workflow Revit. Melalui Autodesk Assistant, Revit mulai berkembang dari sekadar software untuk membuat dan mendokumentasikan model menjadi lingkungan kerja yang dapat membantu pengguna memahami model, melakukan analisis sederhana, hingga menjalankan tindakan tertentu. Berikut yang dapat dilakukan oleh Autodesk Assistant di Revit :

Ask : Tanyakan informasi langsung dari model

Daripada mencari informasi secara manual melalui berbagai Properties, Schedules, atau elemen satu per satu di dalam model, pengguna dapat langsung memberikan pertanyaan kepada Autodesk Assistant menggunakan bahasa natural. Assistant kemudian dapat membantu menelusuri data yang relevan dari model dan menyajikannya dalam bentuk jawaban yang lebih mudah dipahami. Misalnya

“How many structural columns have Base Level L2?”

Assistant dapat menganalisis informasi yang tersedia pada elemen Door di dalam model dan membantu mengidentifikasi jumlah pintu yang memiliki Base Level = Lantai 2. Dengan pendekatan ini, pengguna tidak perlu melakukan proses manual seperti membuka schedule, melakukan filtering berdasarkan parameter, atau menghitung elemen satu per satu. Kemampuan ini dapat berguna terutama ketika model memiliki jumlah elemen yang besar dan parameter yang beragam. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan berdasarkan informasi yang ingin diketahui, kemudian menggunakan hasil tersebut sebagai dasar untuk melakukan pengecekan atau analisis lebih lanjut.

Analyze : Bantu memahami kondisi model

AI juga dapat dimanfaatkan untuk memeriksa kondisi model dan workflow di Revit tanpa harus melakukan pengecekan satu per satu secara manual. Pengguna dapat memberikan instruksi kepada Autodesk Assistant untuk menelusuri informasi tertentu dalam model, kemudian menggunakan hasilnya untuk mengidentifikasi apakah suatu kondisi sudah sesuai dengan kebutuhan proyek.

Sebagai contoh, pengguna dapat meminta Assistant untuk memeriksa apakah sebuah view telah menggunakan View Template tertentu. Assistant dapat membantu menelusuri pengaturan view tersebut dan memberikan informasi mengenai template yang sedang diterapkan. Pengguna juga dapat meminta informasi spesifik mengenai elemen, parameter, maupun dokumentasi yang terdapat dalam model.

Act : Berikan instruksi, bukan hanya pertanyaan

Perkembangan yang lebih menarik adalah kemampuan Autodesk Assistant untuk menjalankan tindakan berdasarkan instruksi yang diberikan melalui bahasa natural. Jadi, pengguna tidak hanya dapat bertanya mengenai informasi dalam model, tetapi juga dapat meminta Assistant membantu melakukan pekerjaan tertentu di dalam Revit. Misalnya:

“Create a door schedule.”

Assistant kemudian dapat membantu membuat door schedule sesuai dengan instruksi yang diberikan. Pengguna juga dapat memberikan instruksi terkait pekerjaan dokumentasi lainnya, seperti membuat atau mengatur view, sheet, maupun elemen dokumentasi tertentu.

Automate : Menghubungkan beberapa pekerjaan menjadi satu workflow

Autodesk juga menunjukkan bagaimana Assistant dapat digunakan untuk menjalankan workflow dokumentasi yang terdiri dari beberapa tahapan, bukan hanya menyelesaikan satu perintah dalam satu waktu. Misalnya, Assistant dapat membantu dalam proses seperti membuat view, melakukan tagging, membuat sheet, mengatur penamaan, hingga menyiapkan hasil untuk export berdasarkan instruksi yang diberikan pengguna.

Pendekatan ini menjadi menarik karena pekerjaan dokumentasi dalam proyek BIM sering kali melibatkan serangkaian langkah yang saling berkaitan. Sebelumnya, pengguna perlu menjalankan setiap tahapan secara manual melalui berbagai tools dan menu di Revit. Dengan Assistant, beberapa aktivitas tersebut dapat diarahkan menggunakan natural language sehingga interaksi dengan software menjadi lebih sederhana.

Poin Pentingnya : Apakah Autodesk Assistant dapat menggantikan Engineer?

AI dapat membantu melakukan pekerjaan, tetapi keputusan teknis tetap membutuhkan keahlian profesional. Autodesk secara eksplisit menyatakan bahwa Assistant bukan pengganti professional judgment, khususnya untuk keputusan desain dan kebutuhan industri yang membutuhkan expertise manusia. Tujuannya bukan membuat AI mengambil alih proses desain, tetapi mengurangi pekerjaan repetitif dan membantu pengguna berinteraksi dengan informasi model secara lebih efisien.