Kita telah mencapai sebuah tonggak penting bagi industri AEC (Architecture, Engineering, and Construction). Autodesk Construction Cloud kini menjadi bagian dari Autodesk Forma – industry cloud untuk AEC – yang menghubungkan data, workflow, dan tim di seluruh siklus hidup proyek.
Dibangun berdasarkan tiga prinsip utama: end-to-end, cloud-first, dan AI-native, Forma dirancang untuk menghilangkan silo tradisional dalam siklus hidup AEC, menghubungkan informasi secara seamless, serta membuka cara kerja yang lebih cerdas dan cepat.
Apa sebenarnya yang dimaksud dengan AI-native?
AI-native berarti AI bukan sekadar lapisan tambahan di atas sebuah platform. AI dibangun langsung ke dalam platform, di tempat data tersimpan dan tempat tim Anda bekerja.
Daripada harus berpindah-pindah tools, memindahkan data, atau kehilangan konteks pekerjaan, Anda dapat menggunakan AI untuk menganalisis informasi proyek, mengotomatisasi workflow, dan menampilkan insight secara real-time, langsung di tempat pekerjaan berlangsung.
Inilah perbedaan yang sangat penting.
Saat ini, berbagai tools berbasis AI untuk industri konstruksi diperkenalkan setiap hari. Namun, banyak di antaranya membutuhkan integrasi tambahan, proses upload data secara manual, atau bahkan penggunaan third-party tools baru. Kondisi tersebut dapat memperlambat pekerjaan dan membuat konteks informasi terputus.
Semakin kompleks solusi yang digunakan, semakin besar pula hambatan untuk mulai memanfaatkannya.
Dengan Forma, AI sudah terintegrasi sejak awal. AI memahami proyek Anda, workflow yang digunakan, serta bagaimana data saling terhubung. Dengan demikian, Anda dapat memperoleh manfaat AI tanpa proses setup yang rumit.
Hasilnya adalah cara yang lebih sederhana dan mudah untuk menghadirkan AI ke dalam pekerjaan sehari-hari.
Dan inilah yang dihadirkan oleh Autodesk Assistant untuk tim Anda.
Saat ini, Autodesk secara resmi menghadirkan Autodesk Assistant untuk workflow konstruksi di Forma keluar dari tahap beta, sehingga insight dan tindakan berbasis AI kini tersedia secara langsung di dalam workflow yang digunakan sehari-hari.
Sejak diperkenalkan tahun lalu, ribuan pengguna telah menjadikan Autodesk Assistant sebagai bagian dari workflow harian mereka, dengan peningkatan jumlah query yang berasal dari halaman My Home.
Hal ini menunjukkan bahwa anggota tim proyek mulai mengawali hari mereka dengan bantuan Assistant – mulai dari menentukan prioritas pekerjaan hingga secara proaktif mengidentifikasi area yang paling membutuhkan perhatian.
Autodesk Assistant bukan sekadar chatbot sederhana. Assistant merupakan sesuatu yang jauh lebih powerful: sebuah tool berorientasi pada tindakan (action-oriented) untuk proyek Anda yang tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga membantu mengurangi beban pekerjaan tim.
Anda dapat membayangkan Assistant sebagai project-level agent yang bekerja di berbagai data dan workflow yang saling terhubung.
Di balik layar, Assistant berkomunikasi dengan berbagai agent yang relevan untuk menghasilkan jawaban. Seperti seorang project manager yang melakukan koordinasi antar-tim, Assistant menggabungkan insight dari berbagai sumber data seperti specification, issue, RFI, dan agent lainnya untuk memberikan jawaban yang lengkap tanpa pekerjaan manual.
Apa yang Dapat Dilakukan Autodesk Assistant Saat Ini?
1. Menganalisis Data Proyek
Autodesk Assistant mengubah data proyek yang terhubung di Forma menjadi foresight, bukan sekadar hindsight.
Assistant menganalisis proyek secara real-time untuk menemukan risiko, memantau progress, dan menyoroti hal-hal yang perlu diperhatikan saat ini.
Tanpa perlu membuat laporan. Tanpa perlu menggabungkan data secara manual. Hanya insight yang jelas, actionable, dan tetap berada dalam konteks proyek.
Tanpa Forma dan Autodesk Assistant, data proyek dapat tetap tersebar di berbagai tempat. Untuk mendapatkan jawaban, tim harus membuka dashboard, membuat laporan, atau mencari update dari berbagai tim.
Ketika informasi yang dibutuhkan akhirnya ditemukan, informasinya bisa saja sudah tidak lagi relevan atau up to date.
Contoh prompt yang dapat dicoba:
- Apa risiko utama saat ini?
- Tampilkan risiko yang ada di proyek saya.
- Buat project health dashboard dengan KPI utama untuk project manager baru yang bergabung dengan tim.
- Buat jadwal mingguan saya dan tunjukkan task yang perlu menjadi fokus saya minggu ini.
2. Meningkatkan Kemampuan Tim
Autodesk Assistant dapat menjadi AI-powered ally bagi tim proyek dengan memberikan akses instan terhadap informasi yang dibutuhkan melalui bahasa natural.
Tim dapat mencari informasi di berbagai sumber seperti:
- Specification
- RFI
- Issue
- Submittal
- Meeting
- Change order
- Schedule
Semua informasi tersebut dapat ditemukan hanya dalam hitungan detik.
Mulai dari membuat meeting summary hingga menemukan pola dari ribuan data point, Assistant membantu tim tetap selaras dan lebih siap menghadapi potensi masalah.
Tanpa Assistant, tim dapat menghabiskan banyak waktu untuk menelusuri berbagai log dan berisiko melewatkan blocker penting karena data yang terpisah tidak memiliki konteks yang cukup.
Contoh prompt yang dapat dicoba:
- Rangkum submittal yang terlambat mendapatkan approval dan dampaknya terhadap milestone proyek.
- Apa saja open item yang dapat memengaruhi construction schedule saya dalam dua minggu ke depan?
- Tampilkan seluruh informasi yang berkaitan dengan pekerjaan carpentry.
- Apa yang sedang terjadi dengan pekerjaan electrical saat ini?
- Berapa total quality issue yang dibuat oleh masing-masing partner saya?
3. Mengotomatisasi Workflow
Autodesk Assistant membantu menyederhanakan workflow sehari-hari dengan membuat draft email, menghasilkan summary, membuat report, dan menyajikan data proyek dalam format yang lebih actionable.
Assistant juga menyediakan prompt library, yang memungkinkan tim menyimpan dan menggunakan kembali prompt untuk pekerjaan yang sering dilakukan.
Dengan demikian, tim dapat mengulangi pekerjaan tertentu dengan lebih cepat dan menstandarkan cara kerja tanpa harus memulai dari awal setiap kali.
Hasilnya adalah lebih sedikit langkah, lebih sedikit pekerjaan manual, dan eksekusi workflow yang lebih cepat.
Contoh prompt yang dapat dicoba:
- Buat dashboard yang menunjukkan status issue: open, resolved, overdue, dan upcoming deadlines.
- Buat draft email kepada concrete subcontractor saya berdasarkan persyaratan pekerjaan concrete dalam specification.
- Buat narasi forward-looking mengenai quality risk dan mitigation plan.
- Tampilkan seluruh approved change order beserta dampaknya terhadap biaya dan schedule.
Autodesk Assistant memudahkan pengguna untuk mengajukan pertanyaan dan menemukan jawaban dari data dalam jumlah besar.
Sebagai bagian dari Forma, Assistant memahami konteks industri serta bagaimana data saling terhubung di berbagai disiplin dan tahapan siklus hidup proyek.
Assistant juga memiliki akses langsung terhadap informasi yang sudah tersimpan di dalam proyek.
Kemampuan ini didukung oleh Autodesk construction data model dan ontology, yang secara otomatis mengklasifikasikan data sehingga pengguna dapat memperoleh insight dengan cara yang sebelumnya sulit dilakukan.
Assistant memahami bagaimana pekerjaan konstruksi disusun dan bagaimana berbagai informasi di dalamnya saling berhubungan.
Sebagai contoh, Anda dapat bertanya:
“Tampilkan seluruh informasi yang berkaitan dengan carpentry.”
Autodesk Assistant kemudian dapat menampilkan RFI, issue, submittal, schedule, dan informasi terkait lainnya, meskipun kata “carpentry” tidak secara eksplisit tercantum dalam setiap record.
Assistant memahami bagaimana pekerjaan tersebut berkaitan dengan berbagai trade, dokumen, dan aktivitas sehingga pengguna mendapatkan gambaran yang lengkap dan kontekstual – sesuatu yang akan sulit dilakukan secara manual.
Hasilnya adalah cara yang benar-benar berbeda dalam berinteraksi dengan data, di mana insight menjadi terhubung, kontekstual, dan dapat langsung ditindaklanjuti.
Autodesk Assistant: Risk Assessment
Autodesk Assistant dapat membantu tim melakukan risk assessment dengan menganalisis data proyek dan menyoroti risiko yang perlu mendapatkan perhatian.
Autodesk Assistant – Meetings: Menemukan Safety Issue
Assistant juga dapat membantu menganalisis informasi dari meeting untuk menemukan potensi safety issue yang mungkin terlewatkan.
Autodesk Assistant – Meetings: Merangkum Meeting
Tim dapat menggunakan Assistant untuk membuat meeting summary dengan lebih cepat sehingga informasi penting dapat segera dibagikan kepada pihak terkait.
Autodesk Assistant: Menemukan Specification yang Berkaitan dengan RFI
Assistant dapat membantu menemukan specification yang berkaitan dengan RFI tertentu sehingga tim tidak perlu mencarinya secara manual di berbagai dokumen.
Mengembangkan Workflow dengan Otomatisasi Berbasis AI
Autodesk Assistant hanyalah salah satu bagian dari rangkaian kemampuan AI-powered yang lebih luas di Forma, yang dirancang untuk membantu tim konstruksi bekerja dengan lebih efisien.
Di seluruh platform, AI membantu mengurangi pekerjaan manual dan mempercepat berbagai aktivitas sehari-hari.
Sebagai contoh, tim dapat mempercepat proses pembuatan RFI dengan memasukkan prompt dan menghasilkan draft yang kaya konteks serta siap untuk direview.
Pengguna tetap memegang kendali dengan kemampuan untuk melakukan review, menyempurnakan, dan mengirimkan RFI dengan lebih percaya diri.
Ke depannya, tim juga dapat mengambil foto, menambahkan prompt singkat, dan menggunakan AI untuk menghasilkan issue yang lebih detail untuk kemudian direview.
Dengan lebih dari 15 kemampuan AI-powered yang terintegrasi di Forma, tim dapat bekerja lebih cepat, mengurangi pekerjaan repetitif, dan menjaga informasi tetap mengalir secara seamless antar-workflow.
Dengan demikian, lebih banyak waktu dapat digunakan untuk mengerjakan dan menyelesaikan proyek, bukan mengelola proses administratif.
4 Alasan Menggunakan Autodesk Assistant
1. Menghemat Waktu
Dapatkan jawaban secara cepat dan langsung tanpa harus menggali berbagai data atau mengejar update dari tim lain.
Autodesk Assistant membantu tim bekerja lebih cepat dengan mengurangi waktu yang diperlukan untuk mencari informasi.
Saved prompts juga memungkinkan tim membangun library pekerjaan yang dapat digunakan kembali untuk semakin menyederhanakan workflow dari waktu ke waktu.
2. Meningkatkan Komunikasi
Informasi yang jelas dan akurat berarti lebih sedikit kesalahpahaman.
Autodesk Assistant membantu menjaga seluruh anggota tim tetap berada pada informasi yang sama dengan menyediakan insight yang tervalidasi dan didukung oleh sumber data proyek.
Tidak perlu lagi terus menebak atau melakukan komunikasi bolak-balik yang tidak perlu – tim dapat memperoleh jawaban yang dapat diandalkan untuk menjaga koordinasi.
3. Mendorong Hasil Proyek yang Lebih Baik
Keputusan yang tepat dapat menghasilkan outcome proyek yang lebih baik.
Autodesk Assistant memberikan dukungan kepada tim melalui insight berbasis data secara real-time, sehingga membantu mengurangi risiko, meminimalkan kesalahan, dan mengoptimalkan workflow.
Dengan dukungan AI, proyek dapat tetap berada di jalur yang tepat dan tim dapat mengambil keputusan dengan lebih percaya diri.
4. Dibangun dengan Perlindungan Data yang Tepercaya
Data privacy bukan sekadar checklist. Data privacy merupakan prioritas.
Autodesk memahami bahwa data proyek memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi dan memiliki dedicated privacy team untuk memastikan informasi tetap terlindungi.
Autodesk Assistant dirancang dengan standar data governance dan privacy yang kuat sehingga perusahaan dapat menggunakan insight berbasis AI dengan lebih percaya diri dalam workflow mereka.
Untuk memberikan transparansi yang lebih baik, Autodesk menyediakan AI Transparency Cards yang menjelaskan fungsi fitur, sumber data, serta perlindungan privacy dan security yang diterapkan.
Autodesk Assistant merupakan bagian dari perubahan yang lebih luas menuju workflow yang lebih terhubung dan didukung AI di dalam Forma.
Dengan shared data foundation dan konteks industri yang terintegrasi, tim dapat mengadopsi AI dengan tingkat kepercayaan dan konsistensi yang lebih tinggi.




