Autodesk Forma Hadirkan 70+ Update untuk Mendukung Masa Depan Industri Konstruksi

Industri konstruksi terus bergerak menuju proses kerja yang semakin terhubung, efisien, dan berbasis data. Menjawab kebutuhan tersebut, Autodesk Forma menghadirkan lebih dari 70 pembaruan fitur yang dirancang untuk membantu tim konstruksi mengelola informasi, koordinasi proyek, pekerjaan di lapangan, hingga proses preconstruction dengan lebih efektif.

Pembaruan yang dirilis pada Juli 2026 ini mencakup berbagai area penting, mulai dari manajemen data, koordinasi model BIM, operasional konstruksi, estimating, takeoff, hingga pemanfaatan artificial intelligence (AI).

Autodesk Construction Cloud Kini Menjadi Bagian dari Autodesk Forma

Salah satu perubahan penting yang perlu diketahui pengguna adalah integrasi Autodesk Construction Cloud ke dalam industri cloud Autodesk Forma.

Sejalan dengan perubahan tersebut, beberapa nama produk juga mengalami penyesuaian. Autodesk Construction Cloud kini menggunakan brand Forma, sementara sejumlah produknya berubah menjadi:

  • Autodesk Docs menjadi Forma Data Management
  • Autodesk BIM Collaborate Pro menjadi Forma Design Collaboration
  • Autodesk Build menjadi Forma Build
  • Autodesk Takeoff menjadi Forma Takeoff

Perubahan branding ini merupakan bagian dari pengembangan Autodesk Forma sebagai platform yang menghubungkan berbagai kebutuhan proyek konstruksi dalam satu ekosistem.

1. Manajemen Proyek dan Data Semakin Terintegrasi

Pembaruan Autodesk Forma kali ini memberikan perhatian besar pada cara tim menyimpan, membagikan, dan mengelola informasi proyek.

Salah satu fitur yang menarik adalah Repeat Sharing pada Sheets. Pengguna dapat membagikan sheet yang sebelumnya sudah dibagikan ke proyek lain tanpa harus mengulangi seluruh proses dari awal. Informasi seperti sheet yang dipilih, judul, dan pesan dapat dipertahankan ketika melakukan sharing ke proyek berikutnya.

Untuk proyek dengan banyak data historis, Autodesk juga memperkenalkan kemampuan BIM 360 Data Transitions dalam versi beta publik. Administrator dapat mengimpor informasi tertentu dari proyek BIM 360 yang sudah selesai, tidak aktif, atau diarsipkan ke penyimpanan read-only di Autodesk Forma.

Selain itu, PlanGrid Data Transitions kini tersedia secara umum. Fitur ini membantu perusahaan membawa informasi dari proyek PlanGrid lama ke Autodesk Forma sehingga data historis tetap dapat dipertahankan dan diakses ketika dibutuhkan.

2. AI Mulai Memperluas Peran di Proyek Konstruksi

Artificial intelligence menjadi salah satu tema penting dalam perkembangan Autodesk Forma.

Salah satu contohnya adalah Rooms and Area Detection powered by Autodesk AI yang tersedia dalam public beta. Fitur ini dapat membantu administrator mengidentifikasi area dan ruangan melalui AI tanpa harus menggambar setiap polygon secara manual. Hasil identifikasi AI kemudian dapat ditinjau dan disesuaikan dengan struktur lokasi proyek.

AI juga mulai diterapkan pada proses pembuatan RFI melalui perangkat mobile.

Dengan fitur Quick RFI Create on Mobile, pengguna pada proyek yang menggunakan kemampuan AI dapat memberikan instruksi menggunakan bahasa percakapan. AI kemudian membantu mengisi informasi yang relevan ke dalam formulir RFI. Pengguna tetap dapat memeriksa informasi tersebut sebelum RFI dibuat dan masuk ke proses review.

Pendekatan ini berpotensi mengurangi pekerjaan administratif sekaligus membantu tim lapangan membuat dokumentasi dengan lebih cepat.

3. Pengelolaan Isu dan Informasi Proyek Lebih Fleksibel

Dalam proyek konstruksi, tidak semua informasi harus dapat dilihat oleh seluruh anggota tim. Autodesk Forma memperkenalkan Visibility by Type untuk Issues, sehingga administrator dapat mengatur siapa yang dapat melihat jenis issue tertentu.

Pengaturan tersebut dapat diterapkan berdasarkan anggota proyek, role, maupun perusahaan.

Dengan kontrol yang lebih terperinci, perusahaan dapat mengurangi informasi yang tidak relevan bagi pengguna tertentu sekaligus membantu melindungi data yang bersifat sensitif.

4. Peningkatan pada BIM dan Model Coordination

Untuk kebutuhan koordinasi model, Autodesk Forma menghadirkan Search Sets di Forma Data Management.

Search Sets memungkinkan pengguna membuat pencarian berbasis properti yang dapat digunakan kembali. Dengan demikian, tim tidak perlu membuat ulang query ketika berpindah dari satu workflow ke workflow lainnya.

Autodesk juga menambahkan Clash Display Settings yang memungkinkan pengguna menyesuaikan cara clash ditampilkan. Pengaturan tampilan yang tersimpan dapat membantu menciptakan proses review yang lebih konsisten.

Bagi pengguna yang bekerja dengan data sipil, Civil Tools juga mendapatkan peningkatan berupa kemampuan memilih alignment secara langsung dari tampilan 3D.

5. Operasional Konstruksi Mendapat Banyak Pembaruan

Area construction operations menjadi salah satu bagian dengan jumlah pembaruan yang cukup banyak.

Beberapa fitur yang menarik antara lain:

Forms dengan QR Code

Tim lapangan kini dapat memulai form melalui QR code yang terhubung dengan template tertentu. Pekerja cukup memindai QR code menggunakan perangkat mobile untuk membuat form.

Fitur ini dapat berguna pada area proyek yang membutuhkan pengisian formulir secara berulang dan cepat.

Saved Filters untuk Forms dan RFIs

Pengguna dapat menyimpan filter yang sering digunakan sehingga tidak perlu mengatur ulang kriteria pencarian setiap kali membuka Forms atau RFIs.

Bagi proyek dengan jumlah dokumen dan aktivitas yang besar, fitur sederhana seperti ini dapat membantu menghemat waktu dalam pekerjaan sehari-hari.

Calendar View untuk Meeting Minutes

Autodesk Forma juga memperkenalkan tampilan kalender untuk mengelola meeting proyek.

Pengguna dapat melihat jadwal meeting, status, meeting ID, serta rangkaian meeting dalam satu tampilan. Meeting baru atau follow-up meeting juga dapat dibuat langsung dari kalender.

6. Dokumentasi Foto Proyek Lebih Efisien

Pengelolaan foto juga mendapatkan beberapa peningkatan.

Melalui Bulk Edit Photo Details, pengguna dapat memilih banyak foto sekaligus dan mengubah informasi atau menambahkan tag secara bersamaan. Fitur ini tersedia pada web dan mobile serta dapat digunakan saat proses upload maupun setelah foto tersimpan.

Autodesk juga meningkatkan kemampuan mempertahankan lokasi foto ketika foto digunakan sebagai referensi di tool lain.

Bagi proyek konstruksi yang menghasilkan ribuan dokumentasi visual, kemampuan mengelola foto secara massal dapat menjadi penghemat waktu yang signifikan.

7. RFI Semakin Cepat dan Kolaboratif

RFI atau Request for Information merupakan salah satu proses penting dalam koordinasi proyek.

Dalam pembaruan Juli 2026, Autodesk Forma menghadirkan beberapa peningkatan untuk RFI, termasuk:

  • Saved Filters untuk menyimpan tampilan RFI yang sering digunakan.
  • Optional Reviewers yang memungkinkan reviewer memberikan respons tanpa menghambat alur workflow utama.
  • Quick RFI Create on Mobile dengan bantuan AI.
  • Pengalaman kerja yang lebih efisien bagi pengguna di lapangan.

Dengan berbagai pembaruan tersebut, proses pembuatan, pencarian, dan review RFI dapat dilakukan dengan lebih fleksibel.

8. Workplan Mendukung Standardisasi Perencanaan

Autodesk Forma juga memperkenalkan Plan Templates pada Workplan.

Template memungkinkan perusahaan membuat struktur perencanaan yang dapat digunakan kembali. Task, metadata, dan task handoffs dapat disiapkan dalam template sehingga pengguna tidak perlu membangun struktur perencanaan dari awal untuk setiap proyek.

Selain itu, laporan Workplan mendapatkan opsi Compact Layout dan Gantt Chart. Pengguna dapat mengekspor informasi penting ke Excel sekaligus menyertakan visualisasi Gantt untuk mempermudah review jadwal.

9. Preconstruction dan Takeoff Semakin Praktis

Peningkatan Autodesk Forma tidak hanya berfokus pada pelaksanaan konstruksi, tetapi juga proses sebelum proyek dimulai.

Pada Forma Takeoff, tersedia fitur Quick Fill for Areas dalam versi beta. Fitur ini memanfaatkan linework yang sudah tersedia pada PDF untuk membantu menentukan batas area yang akan dihitung.

Alih-alih menggambar bentuk kompleks satu per satu, pengguna dapat mengisi area dan menyesuaikan sensitivitas sehingga Forma membantu mengenali batas area dari gambar tersebut.

Di sisi estimating, pengguna juga mendapatkan Saved Views. Administrator proyek dapat membuat tampilan tabel estimate berdasarkan filter, grouping, dan konfigurasi kolom tertentu.

Kemampuan ini sangat berguna untuk proyek dengan dataset estimasi yang besar dan membutuhkan tampilan berbeda untuk berbagai kebutuhan stakeholder.

10. Apa Arti Pembaruan Autodesk Forma bagi Industri Konstruksi?

Jika melihat keseluruhan pembaruan, arah pengembangan Autodesk Forma terlihat cukup jelas: mengurangi pekerjaan manual, menghubungkan informasi, dan membantu tim konstruksi bekerja lebih cepat berdasarkan data yang tersedia.

Beberapa tren utama yang terlihat adalah:

Pertama, AI semakin dekat dengan pekerjaan sehari-hari. AI tidak hanya digunakan untuk analisis, tetapi mulai masuk ke aktivitas praktis seperti deteksi area dan pembuatan RFI.

Kedua, standardisasi semakin penting. Template untuk project, review, dan planning membantu perusahaan menerapkan proses yang konsisten di berbagai proyek.

Ketiga, data historis semakin mudah dibawa ke platform baru. Kemampuan transisi data dari BIM 360 dan PlanGrid membantu perusahaan mempertahankan informasi proyek sebelumnya.

Keempat, pekerjaan mobile semakin diperkuat. Berbagai fungsi seperti form, foto, RFI, dan review dapat dilakukan dengan lebih mudah dari perangkat mobile.

Kelima, Autodesk semakin menghubungkan proses dari preconstruction hingga construction. Takeoff, estimating, model coordination, project management, dan pekerjaan lapangan semakin ditempatkan dalam ekosistem yang saling terhubung.

Pembaruan ini menunjukkan bahwa Autodesk Forma terus berkembang sebagai platform teknologi konstruksi yang berfokus pada konektivitas data, efisiensi workflow, AI, dan kolaborasi.

Dengan lebih dari 70 pembaruan, pengguna mendapatkan peningkatan di berbagai aspek, mulai dari manajemen data dan BIM hingga RFI, dokumentasi lapangan, Workplan, estimating, dan takeoff.

Bagi perusahaan konstruksi yang sedang melakukan transformasi digital, perkembangan Autodesk Forma menunjukkan bahwa masa depan software konstruksi tidak lagi hanya tentang digitalisasi dokumen. Fokusnya mulai bergeser menuju workflow yang terintegrasi, otomatisasi pekerjaan, pemanfaatan AI, dan pengambilan keputusan berbasis data.

Jika perusahaan Anda sedang mempertimbangkan penerapan BIM, Construction Management Software, atau Digitalisasi Workflow Proyek, memahami perkembangan Autodesk Forma dapat membantu menentukan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan proyek dan organisasi.

Jika ada pertanyaan lebih lanjut mengenai Autodesk Forma dan ingin berkonsultasi langsung dengan Autodesk Experts, silahkan menghubungi kami.

Email : Autodesk.marketing@metrodata.co.id