Autodesk ReCap Pro 2027 hadir dengan sejumlah pembaruan yang dirancang untuk membuat proses reality capture, point cloud processing, visualisasi, dan koordinasi data BIM menjadi lebih efisien.
Bagi profesional di bidang Architecture, Engineering, Construction (AEC), survey, infrastructure, dan BIM, pembaruan ini memberikan cara kerja yang lebih terhubung antara data hasil pemindaian di lapangan dengan proses desain dan koordinasi di lingkungan digital.
Beberapa fitur utama ReCap Pro 2027 mencakup Autodesk Assistant, peningkatan visualisasi point cloud, sinkronisasi workflow desktop dan cloud, enhanced mesh classification, serta dukungan workflow yang lebih baik untuk data E57 dan IFC 4.0.
Apa Itu Autodesk ReCap Pro?
Autodesk ReCap Pro adalah software reality capture yang digunakan untuk mengolah dan mengelola data hasil 3D laser scanning, LiDAR, photogrammetry, dan point cloud.
Data point cloud yang dihasilkan dari proses scanning dapat digunakan sebagai dasar untuk berbagai kebutuhan, mulai dari:
- As-built documentation
- Survey dan site documentation
- BIM modeling
- Renovasi dan retrofit bangunan
- Infrastruktur dan engineering
- Clash detection dan koordinasi
- Asset documentation
- Digital twin dan reality capture workflow
Dengan ReCap Pro, data dari kondisi fisik dapat diubah menjadi informasi digital yang lebih mudah digunakan dalam workflow desain dan konstruksi.
Apa yang Baru di ReCap Pro 2027
Autodesk Assistant untuk ReCap Pro
Salah satu pembaruan menarik di ReCap Pro 2027 adalah Autodesk Assistant Tech Preview.
Fitur berbasis AI ini memungkinkan pengguna berinteraksi melalui conversational interface untuk mendapatkan bantuan terkait fitur ReCap Pro, troubleshooting, serta menemukan materi pembelajaran yang relevan.
Pengguna juga dapat memberikan konteks tambahan untuk mendapatkan jawaban yang lebih spesifik, termasuk panduan langkah demi langkah dan referensi dokumentasi. Autodesk menyebut fitur ini masih dalam tahap Tech Preview sehingga kemampuannya dapat terus berkembang.
Bagi perusahaan yang memiliki banyak pengguna dengan tingkat pengalaman berbeda, fitur seperti ini berpotensi membantu mempercepat proses belajar dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mencari solusi dari dokumentasi secara manual.

Level Panoramic Images Saat Import E57
ReCap Pro 2027 juga menghadirkan opsi baru saat melakukan import file E57.
Fitur ini membantu mendeteksi ketidaksesuaian orientasi antara hasil scan dan panoramic images. Jika gambar panoramic yang diambil menggunakan handheld scanner atau SLAM scanner tidak berada dalam posisi level, pengguna dapat memilih opsi untuk melakukan koreksi orientasi secara otomatis.
Hasilnya, horizon pada RealView dapat terlihat lebih level dan lebih selaras dengan point cloud. Pengguna juga tetap dapat mempertahankan orientasi gambar asli jika diperlukan.
Fitur ini cukup relevan untuk workflow mobile mapping dan SLAM scanning, terutama ketika kualitas visualisasi panoramic image menjadi bagian penting dalam proses inspeksi dan dokumentasi.
Enhanced Mesh Classification Workflow
Pengelolaan klasifikasi mesh juga mendapatkan peningkatan pada ReCap Pro 2027.
Pengguna kini dapat memanfaatkan:
- Reusable templates
- Schema mapping
- Custom metadata
- IFC 4.0 export
- Classification yang dapat diteruskan ke Mesh Editor
Dengan kemampuan tersebut, informasi klasifikasi dapat dipertahankan secara lebih konsisten dari point cloud ke mesh hingga workflow BIM berikutnya.
Custom attributes juga dapat digunakan untuk menyimpan informasi tambahan seperti asset ID atau informasi koordinasi.
Hal ini membuat data reality capture tidak hanya berfungsi sebagai representasi visual kondisi existing, tetapi juga dapat membawa informasi terstruktur untuk kebutuhan downstream BIM.

Sinkronisasi View State Desktop dan Cloud
ReCap Pro 2027 memperkenalkan bidirectional view state synchronization.
Dengan fitur ini, view state yang dibuat di ReCap Pro dapat dibagikan dan ditinjau melalui environment cloud, kemudian perubahan dapat disinkronkan kembali ke aplikasi desktop.
Selain view state, annotation dan scan group dari cloud project juga dapat disinkronkan secara lokal.
Untuk tim yang bekerja secara kolaboratif, kemampuan ini dapat membantu menjaga agar viewpoint, markup, review feedback, dan konteks project tetap konsisten antara pengguna desktop dan cloud.

Point Display Density di ReCap Viewer
ReCap Viewer yang tersedia melalui Autodesk Forma Data Management juga mendapatkan peningkatan berupa pengaturan point display density.
Pengguna dapat menyesuaikan kepadatan point yang ditampilkan berdasarkan kebutuhan.
Kepadatan yang lebih tinggi dapat digunakan untuk mendapatkan visualisasi yang lebih detail, sedangkan density yang lebih rendah dapat membantu membuat navigasi lebih ringan ketika bekerja dengan dataset point cloud berukuran besar.
Ini menjadi penting karena ukuran data reality capture dapat sangat besar, terutama pada proyek yang melibatkan area luas atau proses scanning dengan tingkat detail tinggi.
Rail Track Extraction untuk Workflow Infrastruktur
Untuk industri railway, ReCap Viewer 2027 juga menghadirkan workflow Rail Track Extraction.
Fitur ini memungkinkan engineer mengekstrak geometri rel langsung dari data point cloud dengan bantuan intelligent rail path tracing dan automated extraction untuk rail gauge lines serta centerlines.
Workflow tersebut juga mendukung kondisi kompleks seperti turnouts dan crossings. Hasil ekstraksi dapat melalui proses quality assurance sebelum diekspor dalam format LandXML untuk digunakan pada workflow berikutnya di Civil 3D.
Bagi perusahaan yang bergerak di bidang railway engineering dan infrastructure, fitur ini dapat membantu mengurangi pekerjaan manual dalam proses ekstraksi geometri dari point cloud.
Peningkatan Lain di ReCap Pro 2027
Selain fitur utama di atas, Autodesk juga menghadirkan beberapa peningkatan lainnya, seperti:
- Dukungan format scan tambahan, termasuk ZFS dan beberapa format raw scan.
- Peningkatan penggunaan RAM pada workflow Scan to Mesh Local.
- Peningkatan akurasi mesh untuk detail geometri seperti railing dan struktur kecil.
- Opsi baru untuk memperbarui file RCS ketika menyimpan legacy terrestrial scans.
Apa Dampaknya untuk Workflow BIM?
Pembaruan ReCap Pro 2027 menunjukkan semakin kuatnya hubungan antara reality capture dan BIM workflow.
Data hasil scanning tidak lagi hanya digunakan sebagai point cloud untuk referensi visual. Dengan dukungan classification, metadata, mesh, IFC, cloud collaboration, dan integrasi dengan aplikasi Autodesk lainnya, data existing condition dapat menjadi bagian yang lebih terstruktur dari keseluruhan proses digital construction.
Secara sederhana, workflow-nya dapat digambarkan sebagai:
Capture → Point Cloud → Classification → Mesh → BIM → Coordination → Construction
Dengan workflow yang lebih terintegrasi, perusahaan dapat mengurangi proses pengolahan data secara manual dan meningkatkan konsistensi informasi antara kondisi existing dan model digital.
Mengapa ReCap Pro 2027 Penting untuk Perusahaan AEC?
Bagi perusahaan yang mengandalkan laser scanning, point cloud, BIM, dan reality capture, pembaruan ReCap Pro 2027 memberikan beberapa manfaat potensial:
- Workflow lebih efisien
Automasi dan peningkatan workflow dapat membantu mengurangi pekerjaan manual. - Kolaborasi lebih baik
Sinkronisasi antara desktop dan cloud membantu tim mempertahankan konteks project yang sama. - Data lebih terstruktur
Classification, schema, dan metadata membantu membawa informasi tambahan ke workflow berikutnya. - Visualisasi lebih fleksibel
Pengaturan point density memberikan kontrol yang lebih baik ketika bekerja dengan dataset besar. - Integrasi BIM semakin kuat
Dukungan IFC dan konektivitas dengan workflow Autodesk lainnya membantu menjembatani data reality capture dengan proses BIM.
Autodesk ReCap Pro 2027 membawa sejumlah peningkatan yang berfokus pada efisiensi, kolaborasi, visualisasi, dan interoperability dalam workflow reality capture.
Mulai dari Autodesk Assistant, enhanced mesh classification, E57 panoramic image orientation, bidirectional synchronization, hingga point display density dan rail track extraction, pembaruan ini menunjukkan arah yang semakin terintegrasi antara data hasil scanning dengan workflow BIM dan cloud.
Bagi perusahaan yang sedang mengembangkan workflow BIM, 3D laser scanning, point cloud, survey, atau digital construction, ReCap Pro 2027 layak dipertimbangkan sebagai bagian dari ekosistem teknologi yang mendukung proses dari kondisi fisik menuju model dan data digital.
Jika perusahaan Anda membutuhkan implementasi Autodesk ReCap Pro, BIM, point cloud, atau reality capture workflow, tim kami siap membantu dalam pemilihan solusi, implementasi, training, dan pengembangan workflow sesuai kebutuhan proyek.
Hubungi kami
📩 : autodesk.marketing@metrodata.co.id




