Industri arsitektur dan konstruksi terus bergerak menuju workflow yang lebih cepat, kolaboratif, dan berbasis cloud. Menjawab kebutuhan tersebut, Autodesk Forma menghadirkan fitur terbaru bernama Forma Building Design, sebuah platform desain skematik berbasis cloud yang dirancang untuk membantu arsitek mengeksplorasi lebih banyak ide sebelum masuk ke tahap BIM detail di Revit.
Teknologi ini menjadi langkah besar dalam transformasi digital workflow arsitektur modern karena memungkinkan proses desain awal menjadi lebih cepat, fleksibel, dan berbasis data.
Apa Itu Autodesk Forma Building Design?
Menurut pengumuman resmi Autodesk pada April 2026, Forma Building Design adalah software desain dan analisis untuk fase schematic design atau desain skematik. Platform ini membantu arsitek membuat berbagai alternatif desain bangunan dengan lebih efisien sebelum proyek masuk ke tahap pengembangan detail di Revit.
Software ini terintegrasi langsung dengan ekosistem Autodesk dan tersedia bagi pengguna:
• AEC Collection
• Revit Subscription
• Forma for Buildings Bundle
Dengan pendekatan cloud-based, Autodesk ingin mengurangi proses redesign dan rework yang sering terjadi ketika keputusan desain dibuat terlalu cepat tanpa eksplorasi yang cukup.
Mengapa Autodesk Forma Building Design Menjadi Penting?
Dalam proyek arsitektur modern, fase desain awal sering menghadapi beberapa tantangan seperti:
• Deadline ketat
• Minimnya waktu eksplorasi desain
• Sulitnya mengevaluasi performa bangunan sejak awal
• Revisi mahal saat masuk tahap BIM detail
Forma Building Design hadir untuk mengatasi masalah tersebut melalui workflow yang lebih terhubung antara desain konseptual dan BIM.
Keunggulan Utama Autodesk Forma Building Design
- Eksplorasi Desain Lebih Cepat
Arsitek dapat membuat berbagai opsi desain bangunan hanya dalam hitungan menit. Sistem automasi memungkinkan pengguna membuat:
- Floor plan
- Fasad bangunan
- Unit mix
- Layout modular
Perubahan desain akan otomatis diperbarui pada tampilan plan, elevation, dan perspective secara real-time
- Analisis Performa Terintegrasi
Salah satu fitur paling menarik adalah integrated analysis yang memungkinkan evaluasi performa bangunan sejak tahap awal desain.
Beberapa analisis yang tersedia meliputi:
- Sun hours analysis
- Daylight potential
- Total carbon analysis
- Area efficiency
- Unit distribution
Pendekatan data-driven ini membantu arsitek mengambil keputusan yang lebih akurat sebelum proyek berkembang terlalu jauh.
- Integrasi Langsung dengan Revit
Keunggulan besar lainnya adalah koneksi native dengan Autodesk Revit.
Model desain dari Forma dapat langsung dikonversi menjadi model Revit lengkap dengan:
- Geolokasi
- Site context
- Walls
- Windows
- Slabs
Hal ini mengurangi kebutuhan membuat ulang model dari nol dan mempercepat transisi menuju detailed design.
Fitur Autodesk Forma Building Design
Site Context Otomatis
Pengguna dapat membuat site dengan data kontekstual otomatis berbasis lokasi geografis.
Fitur ini membantu memahami kondisi tapak lebih cepat tanpa perlu setup manual yang rumit.
Design Automation
Fitur automasi membantu proses desain menjadi lebih efisien, termasuk:
- Snap walls to grids
- Automated facade generation
- Modular facade systems
- Window-to-wall ratio setup
- Unit scheduling otomatis
Arsitek dapat fokus pada eksplorasi desain tanpa terbebani modelling teknis terlalu awal.
Real-Time Metrics
Forma Building Design juga menyediakan metrik langsung seperti:
- GFA (Gross Floor Area)
- NFA (Net Floor Area)
- Unit count
- Building efficiency
Informasi ini sangat penting untuk proyek mixed-use dan residential skala besar.

Perbedaan Forma Site Design dan Forma Building Design
Autodesk kini membagi workflow desain awal menjadi dua bagian utama:
| Forma Site Design | Forma Building Design |
| Fokus pada site planning | Fokus pada schematic building design |
| Analisis kondisi tapak | Eksplorasi desain bangunan |
| Feasibility study | Floor plans dan façade |
| Urban scale | Building scale |
Keduanya saling terintegrasi sehingga workflow desain menjadi lebih seamless.
Dampak Autodesk Forma bagi Industri Arsitektur
Peluncuran Forma Building Design dianggap sebagai perubahan besar dalam workflow arsitektur modern.
Beberapa pengamat industri bahkan menyebut ini sebagai perubahan terbesar sejak hadirnya Revit karena workflow kini dimulai dari cloud, bukan lagi file lokal .rvt.
Selain itu, Autodesk juga mulai menghubungkan berbagai layanan cloud mereka ke dalam ekosistem Forma untuk mendukung konsep connected workflow.
Reaksi Komunitas Arsitek dan BIM
Respons komunitas terhadap Autodesk Forma cukup beragam.
Sebagian profesional BIM melihat Forma sebagai solusi masa depan untuk desain awal yang lebih fleksibel dan kolaboratif. Namun ada juga pengguna yang masih menyesuaikan diri dengan perubahan branding dan ekosistem Autodesk terbaru.
Diskusi di komunitas Reddit menunjukkan bahwa banyak pengguna mulai memahami posisi Forma sebagai platform desain awal dan cloud collaboration, bukan sekadar pengganti Autodesk Construction Cloud.
Siapa yang Cocok Menggunakan Autodesk Forma Building Design?
Software ini sangat cocok untuk:
- Arsitek profesional
- Konsultan desain urban
- Tim BIM
- Developer properti
- Firma arsitektur skala menengah hingga besar
Terutama untuk proyek:
- Residential
- Mixed-use
- Urban development
- High-density housing
Autodesk Forma Building Design menjadi salah satu inovasi paling menarik di industri AECO tahun 2026. Dengan kemampuan desain skematik berbasis cloud, analisis performa real-time, serta integrasi langsung dengan Revit, platform ini membantu arsitek mengeksplorasi lebih banyak ide dengan lebih cepat dan efisien.
Bagi firma arsitektur yang ingin mempercepat workflow desain awal sekaligus mengurangi risiko revisi besar di tahap BIM, Forma Building Design bisa menjadi solusi yang sangat menjanjikan.
Untuk informasi resmi dan trial software, Anda dapat menghubungi :



